Kirim tulisan dan dapatkan kesempatan tulisanmu dipublish Selintas Media. Klik disini

Lalu Lintas Kota Madiun Kian Padat, Pemkot Siapkan Kajian Transportasi Publik Bersama PKTJ

Lalu lintas Kota Madiun (Moch. Al-Zein/Selintas Media)

Selintas Media – Pemerintah Kota Madiun mulai menyiapkan langkah strategis untuk pengembangan sistem transportasi publik. Hal itu ditandai dengan digelarnya audiensi bersama Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) di Ruang 13 Sekretariat Daerah Kota Madiun, Rabu (3/6).

Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Pertemuan ini menjadi tahap awal sebelum PKTJ melakukan kajian lebih lanjut terkait kebutuhan dan arah pengembangan transportasi publik di Kota Madiun.

Kajian tersebut dinilai penting seiring dengan meningkatnya daya tarik Kota Madiun sebagai tujuan wisata masyarakat. Pemerintah Kota Madiun menilai, pertumbuhan kunjungan wisata perlu diimbangi dengan perencanaan transportasi yang matang agar tidak menimbulkan persoalan lalu lintas di kemudian hari.

Pemkot Madiun gelar audiensi bersama PKTJ (Pemkot Madiun)

“Ini juga linier dengan program Pemerintah Kota Madiun, khususnya pengembangan wisata. Harapannya, wisata terus meningkat tetapi kepadatan lalu lintas juga tersolusikan,” ungkap Plt. Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun.

Menurutnya, perkembangan kota harus diikuti dengan kesiapan infrastruktur dan layanan mobilitas masyarakat. Karena itu, kajian transportasi publik diharapkan dapat memberikan gambaran yang tepat mengenai kebutuhan Kota Madiun ke depan, baik dari sisi rute, pelayanan, keselamatan, maupun integrasi dengan kawasan wisata dan pusat aktivitas masyarakat.

Plt. Wali Kota Madiun juga berharap kajian tersebut dapat segera dimulai. Dengan adanya hasil kajian yang komprehensif, Pemerintah Kota Madiun dapat menyusun langkah kebijakan yang lebih tepat, terukur, dan sesuai dengan kondisi lapangan.

Melalui kerja sama awal dengan PKTJ ini, Pemerintah Kota Madiun berupaya memastikan pengembangan sektor wisata dapat berjalan beriringan dengan penataan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat maupun wisatawan.

(Moch. Al-Zein/SelintasMedia)