Pemandangan Berbeda di GOR Wilis Madiun, Para Dokter dan Dokter Gigi Beradu Kemampuan Olahraga Tenis
![]() |
| Pertandingan IDI-PDGI Madiun Tennis Cup 2026 |
Selintas Media- Lapangan tenis selama tiga hari berubah menjadi ruang pertemuan para tenaga medis. Bukan untuk berdiskusi di ruang praktik atau menjalankan jadwal klinik, melainkan bermain, berkompetisi, dan membangun relasi melalui IDI–PDGI Madiun Tennis Cup 2026 yang digelar pada 19–21 Juni 2026 di GOR Wilis, Kota Madiun.
Turnamen yang menjadi kolaborasi perdana antara Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Madiun dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Madiun ini menghadirkan suasana berbeda. Sebanyak 31 pasangan dokter dan dokter gigi dari berbagai daerah di Jawa Timur hingga Jawa Tengah turun bertanding dalam format ganda selama tiga hari pelaksanaan.
Ketua Panitia, dr. Tri Kurnia Dewi, mengatakan bahwa turnamen ini tidak hanya dirancang sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang yang mempertemukan dokter dan dokter gigi dalam suasana yang lebih santai dan setara.
“Melalui turnamen ini, kami ingin menghadirkan ruang silaturahmi sekaligus mendorong gaya hidup sehat bagi dokter dan dokter gigi. Tenis menjadi sarana yang menyenangkan untuk mempererat kebersamaan, menjaga kebugaran, dan membangun jejaring antarprofesi,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa tenaga medis juga membutuhkan ruang untuk bertemu dan membangun koneksi di luar rutinitas pekerjaan sehari-hari.
“IDI–PDGI Madiun Tennis Cup 2026 bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga tentang sportivitas, kolaborasi, dan kebersamaan para dokter serta dokter gigi dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kami berharap ini menjadi awal dari agenda olahraga bersama yang bisa terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” tambahnya.
Mengusung tiga kategori pertandingan, yakni Beginner, Intermediate U-105, dan Open, para peserta tidak hanya dituntut menjaga performa fisik, tetapi juga membangun fokus, strategi, komunikasi, dan kerja sama selama pertandingan.
Ketua IDI Cabang Madiun, dr. Andhika Tomy Permana, Sp.BS, M.Ked.Klin, menilai olahraga dapat menjadi cara sederhana untuk menjaga keseimbangan di tengah profesi yang memiliki ritme kerja tinggi.
Sementara itu, Ketua PDGI Cabang Madiun, drg. M. Danang Subeqi, Sp.Pros, berharap kegiatan ini dapat menjadi awal agenda olahraga bersama yang berkelanjutan.
Turnamen dibuka secara resmi dan dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya Fitri Wulandari, S.STP., M.Si Kepala Disbudparpora Kota Madiun, dr. Ariefandy Pambudi, Sp.OG Ketua ATMI Jawa Timur, dr. Tauhid Islamy, Sp.OG Ketua PELTI Kota Madiun, drg. Farid Amirudin, M.Kes. Ketua PDGI Pengurus Wilayah Jawa Timur, dr. Andhika Tomy Permana, Sp.BS., M.Ked.Klin Ketua IDI Cabang Madiun, drg. M. Danang Subeqi, Sp.Pros Ketua PDGI Cabang Madiun.
Selain memperebutkan total hadiah Rp13,2 juta, medali, dan berbagai benefit dari sponsor, peserta juga membawa pulang pengalaman yang tidak selalu ditemukan dalam rutinitas profesi: ruang untuk saling mengenal, berbagi cerita, dan memperluas jejaring.
Adapun hasil pertandingan pada masing-masing kategori sebagai berikut.
Kategori Beginer
- Juara 1: dr. Bremi – dr. Daniwing
- Juara 2: dr. Roni – dr. Wahyu
- Juara 3 bersama: dr. Radixa – dr. Hasian dan dr. Churijati – dr. Faiq
Kategori Intermediate U-15
- Juara 1: dr. Dadik – dr. Tjahjo
- Juara 2: dr. Winangku – drg. Farid
- Juara 3 bersama: dr. Tauhid – drg. Aris dan dr. Ralibi – dr. Bambang
Kategori Open
- Juara 1: dr. Jimmy – dr. Harisma
- Juara 2: dr. Aditya – dr. Girindo
- Juara 3 bersama: dr. Arifandi – dr. Sunarto dan dr. Adi S – dr. Bagus
(Sasmito/Selintas Media)




.jpeg)
Join the conversation