Pemerintah Targetkan Merger KAI dan INKA Rampung pada 2026
Selintas
Media- Pemerintah melalui Danantara menargetkan proses merger antara PT Kereta
Api Indonesia (Persero) (KAI) dan PT Industri Kereta Api (Persero) (INKA)
rampung pada 2026. Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun
Instagram @gnfi.
Direktur
Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan integrasi kedua perusahaan merupakan
bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas
pengelolaan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor perkeretaapian.
Dalam
struktur baru nantinya, KAI akan berperan sebagai holding, sedangkan INKA
menjadi subholding yang berfokus pada pengembangan industri perkeretaapian
nasional. Skema tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara operator
dan produsen kereta api dalam negeri.
Rencana
merger KAI dan INKA juga mendapat dukungan dari DPR karena dinilai mampu
memperkuat sinergi industri perkeretaapian nasional. Melalui integrasi
tersebut, kebutuhan sarana kereta api KAI diharapkan lebih banyak dipenuhi oleh
INKA sehingga ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi.
Selain
meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, merger ini juga diproyeksikan
dapat memperkuat daya saing industri perkeretaapian nasional serta mendorong
efisiensi investasi dan pengembangan transportasi kereta api di Indonesia.
(Sasmito/Selintas
Media)

Join the conversation