Kirim tulisan dan dapatkan kesempatan tulisanmu dipublish Selintas Media. Klik disini

Riuh Soal SPMB ! Ini Respon Plt Wali Kota atas Keluhan Banyaknya Siswa yang Gagal Masuk SMA di Kota Madiun

Generate AI

Selintas Media – Pemerintah Kota Madiun merespons keluhan masyarakat terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Keluhan tersebut muncul karena masih banyak pelajar asal Kota Madiun yang belum memperoleh sekolah SMA di wilayah Kota Madiun.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengatakan Pemerintah Kota akan segera berkomunikasi dengan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Madiun untuk mencari solusi atas persoalan tersebut. Mengingat kewenangan pengelolaan SMA berada di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, koordinasi dinilai menjadi langkah yang perlu dilakukan.

"Kami akan menanyakan ke Cabdindik, koordinasinya akan seperti apa. Khususnya murid-murid yang ada di Kota Madiun, khususnya SMA ini, saya minta untuk wajib bisa sekolah di Kota Madiun," ujar F. Bagus Panuntun.

Plt Wali Kota Madiun dalam wawancara. Dok - Pemkot Madiun


Menurutnya, Pemkot Madiun ingin memastikan seluruh lulusan SMP yang berdomisili di Kota Madiun memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA tanpa harus terkendala keterbatasan daya tampung sekolah di dalam kota.

Karena itu, Pemkot akan segera melakukan komunikasi dengan Cabdindik Wilayah Madiun untuk membahas langkah-langkah yang dapat ditempuh dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Hasil koordinasi nantinya diharapkan dapat memberikan kepastian bagi para calon peserta didik yang hingga kini belum diterima di sekolah SMA di Kota Madiun.

Pemkot Madiun berharap sinergi dengan Cabdindik Wilayah Madiun dapat menghasilkan solusi terbaik sehingga seluruh pelajar asal Kota Madiun dapat melanjutkan pendidikan sesuai hak mereka dan pelaksanaan SPMB dapat berjalan lebih optimal.

(Zein/SelintasMedia)