Kirim tulisan dan dapatkan kesempatan tulisanmu dipublish Selintas Media. Klik disini

Kota Madiun Makin Dilirik Wisatawan, Kunjungan Tembus 1,2 Juta Orang Hingga Pertengahan 2026

 

Suasana Pahlawan Street Center Kota Madiun- Dok. ( Tim Selintas Media)

Selintas Media – Daya tarik Kota Madiun sebagai destinasi singgah maupun liburan tampaknya makin kuat. Aktivitas masyarakat yang lalu lalang hingga geliat pariwisata di Kota Gadis sepanjang pertengahan tahun ini tercatat mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan data Mobile Positioning Data (MPD) yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, angka kunjungan wisatawan nusantara ke Kota Madiun sepanjang bulan Juni 2026 saja mencapai 234.849 perjalanan.

Jika diakumulasikan sejak Januari hingga Juni 2026, total pergerakan pelancong yang datang ke Kota Madiun sudah menembus angka 1,27 juta perjalanan (tepatnya 1.272.142 perjalanan).

Banjirnya kunjungan pelancong ke Kota Madiun ini memberi angin segar bagi bisnis perhotelan dan penginapan lokal. Banyaknya orang yang berkunjung tidak sekadar mampir, tetapi juga memutuskan untuk bermalam.

Data BPS mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel secara keseluruhan di Kota Madiun pada Juni 2026 mencapai 43,45 persen. Angka keterisian ini melonjak dibandingkan periode yang sama pada Juni 2025 yang berada di level 38,12 persen.

"Tingkat hunian kamar hotel pada bulan Juni 2026 secara umum menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan," jelas Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Azis, SST, dalam rilis resminya.

Dari seluruh jenis tempat menginap, hotel berbintang menjadi pilihan paling favorit dengan tingkat keterisian kamar mencapai 61,31 persen pada Juni 2026. Angka ini naik 3,93 poin persen dibanding bulan Mei 2026 yang sebesar 57,38 persen. Sementara itu, hotel non-bintang dan fasilitas akomodasi lainnya mengekor dengan tingkat hunian 29,01 persen.

Sepanjang Juni 2026, BPS mencatat ada 36.414 tamu yang menginap di berbagai penginapan di Kota Madiun. Rinciannya, 22.765 orang memilih menginap di hotel bintang dan 13.649 orang memilih fasilitas non-bintang.

Menariknya, para wisatawan kini cenderung menghabiskan waktu lebih lama di Kota Madiun:

  • Wisatawan Asing: Rata-rata lama menginap di hotel bintang meningkat dari 1,38 malam pada Mei 2026 menjadi 1,79 malam pada Juni 2026.
  • Wisatawan Nusantara: Rata-rata lama menginap di hotel bintang juga naik tipis menjadi 1,32 malam.

Di tengah menggeliatnya sektor pariwisata Madiun, BPS Kota Madiun saat ini juga sedang melangsungkan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Pendataan lapangan dilakukan secara door-to-door mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Langkah ini dilakukan untuk merekam peta kekuatan ekonomi daerah, termasuk sektor pariwisata dan jasa penunjangnya, agar kebijakan pembangunan Kota Madiun ke depan makin tepat sasaran.

 

(Sasmito/Selintas Media)