Mengenal Tari Beksan Parisuko, Tarian Madiun yang Akan Dibawakan Ribuan Penari
Para Penari Sedang Menari Tari Beksan Parisuko- Dok. (Tim Selintas Madiun)
Selintas Media — Tari Beksan Parisuko
akan menjadi salah satu sajian dalam Madiun Menari yang melibatkan ribuan
penari. Tarian karya koreografer Ninik Sulistyowati ini mengangkat kehidupan
masyarakat Madiun dengan memadukan karakter Mataraman dan kesenian Tayub.
Di
balik gerak para penari yang terlihat seragam, Beksan Parisuko memiliki
sejumlah makna yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Mulai dari penggunaan
tampah, suasana pesta desa, hingga rasa syukur atas hasil bumi.
1. Berakar dari Tayub
Beksan
Parisuko mengambil bentuk kelompok penari putri dengan busana dan riasan yang
seragam, sekilas mengingatkan pada tari Bedhaya. Namun, karakter yang dibawa
lebih dekat dengan kesenian Tayub yang berkembang sebagai hiburan rakyat.
Perpaduan
itu membuat tarian ini tetap memiliki gerakan yang luwes, tetapi suasananya
lebih hidup dan dekat dengan masyarakat.
2. Tampah bukan sekadar properti
Tampah
menjadi salah satu ciri khas Beksan Parisuko. Alat tradisional untuk menampi
beras itu dibawa para penari sebagai simbol rasa syukur masyarakat atas hasil
panen dan melimpahnya pangan.
Dengan
tampah, kehidupan masyarakat agraris ikut hadir dalam pertunjukan tari.
3. Memiliki tiga bagian
Pertunjukan
Beksan Parisuko terbagi dalam tiga bagian. Pada awal tarian, gerakan
berlangsung pelan dan khidmat, menggambarkan doa serta harapan agar masyarakat
mendapat keselamatan.
Suasana
kemudian berubah lebih dinamis pada bagian inti. Tempo gerak dan musik
meningkat, menggambarkan pesta desa yang mulai meriah. Tarian ditutup dengan
suasana riang sebagai tanda selesainya perayaan.
4. Gerak Mataraman, iringan lebih energik
Beksan
Parisuko tetap membawa keluwesan gerak khas Mataraman. Namun, iringannya dibuat
lebih tegas dan energik dengan karakter Jawa Timuran.
Perpaduan
tersebut membuat gerakan penari tetap terlihat luwes, tetapi tidak kehilangan
kesan semangat dan kegembiraan.
5. Parisuko berarti suka cita
Nama
Beksan Parisuko juga punya makna sederhana. Beksan berarti tari,
sedangkan parisuko menggambarkan rasa suka cita atau kegembiraan.
Makna
itu sesuai dengan pesan tarian: menggambarkan kegembiraan warga setelah
melewati marabahaya dan menyambut kehidupan dengan penuh harapan.
Beksan
Parisuko pun bukan sekadar tontonan. Lewat gerak dan propertinya, tarian ini
membawa cerita tentang tradisi, kehidupan petani, rasa syukur, dan kegembiraan
masyarakat Madiun.
(Sasmito/Selintas
Media)

Join the conversation