Pasar Merdeka di Madiun Galang Donasi untuk Panti Asuhan Lewat Bazar UMKM dan Preloved
Selintas Media— Mercure Madiun menggelar
Pasar Merdeka yang memadukan bazar UMKM, pasar pakaian bekas layak pakai (preloved),
dan penggalangan dana untuk panti asuhan di Kota Madiun. Kegiatan berlangsung
pada 12–15 Agustus 2026 di area The Next Door Café Mercure Madiun.
Selain
bazar, acara tersebut menghadirkan kuliner nostalgia, mini charity concert,
permainan dan hiburan, serta pemeriksaan kesehatan gratis atau Mini MCU.
Penyelenggara juga menyediakan pendaftaran Google Gemini AI gratis selama enam
bulan.
Representative
Mercure Madiun, Shania, mengatakan kegiatan tersebut pada awalnya dirancang
sebagai aksi sosial. Konsepnya kemudian dikembangkan dengan memasukkan
rangkaian kegiatan bertema kemerdekaan dan melibatkan pelaku UMKM lokal.
"Awalnya
fokus kami memang pada aksi charity. Namun, karena momennya bertepatan
dengan 17 Agustus, kami padukan dengan Pasar Merdeka, kuliner nostalgia, serta
panggung hiburan," ujar Shania di lokasi acara, Kamis (13/8), kemarin.
Dana
yang terkumpul melalui kotak donasi dan rangkaian kegiatan akan disalurkan ke
dua sektor. Sebagian akan disalurkan melalui Yayasan Foundation untuk mendukung
lembaga pendidikan di bawah naungannya, sedangkan sebagian lainnya diberikan
kepada sejumlah panti asuhan di Kota Madiun.
"Penyaluran
bantuan kami prioritaskan untuk panti asuhan yang berada di Kota Madiun,"
tambah Shania.
Penyelenggara
berharap jumlah panti yang menerima bantuan tahun ini dapat bertambah
dibandingkan kegiatan sebelumnya. Penyaluran donasi akan dilakukan setelah
seluruh rangkaian acara selesai.
Pasar
Merdeka berlangsung setiap hari pukul 15.00–20.00 WIB. Area umum dapat diakses
secara gratis, sementara informasi acara mencantumkan tiket mulai Rp10.000
untuk program tertentu.
Program
tersebut turut didukung sejumlah pihak, antara lain Success Jaya Foundation,
Djarum Super, BCA, Wardah, Bening's Madiun, UMKM Kota Madiun, serta sejumlah
media lokal.
Shania mengatakan konsep preloved charity berpeluang kembali digelar pada
momentum tertentu. Namun, konsep pasar dapat dikembangkan agar kegiatan
berikutnya menghadirkan format yang berbeda.
"Untuk
charity yang preloved akan dilakukan lagi pada event-event
tertentu. Kalau konsep pasarnya, mungkin akan dibuat berbeda supaya ada hal
baru dari kegiatan di Kota Madiun," ujarnya.
(Sasmito/Selintas
Media)



Join the conversation