Kirim tulisan dan dapatkan kesempatan tulisanmu dipublish Selintas Media. Klik disini

Tanamkan Cinta Daerah, Pemkot Madiun Ajak Pelukis Cilik Pajang Karya di Balai Kota

Wali Kota Madiun bersama pelukis cilik. Foto - Pemkot Madiun

Selintas Media – Pemerintah Kota Madiun mengajak pelukis cilik memasang sendiri karya mereka di selasar Balai Kota Madiun, Rabu (2/8), kemarin. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan pemerintah kepada anak sejak usia dini melalui seni.

Deretan lukisan karya anak-anak dari sejumlah sanggar seni rupa kini menghiasi dinding selasar Balai Kota Madiun. Anak-anak tidak hanya membuat karya, tetapi juga terlibat langsung dalam menata dan memasangnya di gedung pemerintahan tersebut.

Plt Wali Kota Madiun Bagus Paranuntun mengatakan, keterlibatan anak-anak dalam pemasangan karya sengaja dilakukan agar mereka merasakan langsung bentuk apresiasi dari pemerintah daerah. "Para pelukis ini yang harus pasang sendiri," katanya.

Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan menjadi kenangan bagi anak-anak bahwa karya mereka mendapat tempat di ruang publik milik pemerintah. Dari pengalaman itu, Pemkot Madiun ingin membangun kedekatan emosional sekaligus kepedulian anak terhadap pemerintah.

"Supaya adik-adik ini ingat bahwa karyanya benar-benar diapresiasi pemerintah," ujarnya.

Wali Kota Madiun menjamu para pelukis cilik. Dok - Pemkot Madiun

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut ajang Madiun Melukis yang sebelumnya melibatkan anak-anak dari berbagai sanggar untuk menuangkan kreativitas di atas kanvas. Karya mereka kemudian dipamerkan dan dibeli oleh Plt Wali Kota, Sekretaris Daerah (Sekda), para asisten, hingga jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

Selain memajang dan membeli karya, Pemkot Madiun memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk datang ke Balai Kota dan berdialog langsung dengan kepala daerah. Rangkaian tersebut dirancang agar apresiasi tidak berhenti pada hasil lukisan, tetapi juga memberi pengalaman kepada para pelukis cilik.

Bagus berharap pengalaman tersebut dapat menumbuhkan kepedulian dan keinginan berkontribusi bagi Kota Madiun ketika mereka dewasa.

"Ketika sudah dewasa, kecintaannya kepada pemerintah semakin besar dan akan membantu pemerintah jauh lebih banyak lagi," tuturnya.

Pemkot Madiun juga menyiapkan fasilitasi pengajuan Hak atas Kekayaan Intelektual (HKI) untuk 10 karya. Pengajuan akan dikoordinasikan bersama sanggar sebagai bentuk perlindungan terhadap karya para pelukis cilik. "Sebanyak 10 kuota ini akan coba diajukan ke HKI," kata Bagus.

Melalui ruang ekspresi, apresiasi, dan perlindungan karya tersebut, Pemkot Madiun mendorong anak-anak terus berkarya sekaligus mengenal lingkungan pemerintah sejak dini.

(Sasmito/Selintas Media)