Perpustakaan Kota Madiun, Ruang Literasi yang Terus Hidup di Tengah Perkembangan Digital
Selintas Media- Perpustakaan Kota Madiun masih menjadi tujuan
masyarakat untuk membaca dan mencari referensi di tengah pesatnya perkembangan
teknologi digital. Pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum terlihat
memanfaatkan fasilitas ruang baca yang tersedia untuk belajar maupun
mengerjakan tugas.
Sabtu, (7/3), kemarin sejumlah pengunjung tampak antusias di area ruang
baca. Sebagian membaca buku yang tersedia di rak koleksi, sementara lainnya
menggunakan meja belajar untuk mengerjakan tugas sekolah maupun kuliah.
Salah satu pengunjung, Dista, mengatakan dirinya datang ke perpustakaan
untuk mencari referensi sekaligus mendapatkan suasana belajar yang lebih
tenang. “Saya suka membaca buku fisik karena lebih nyaman untuk mata dibanding
lama di handphone. Koleksi di perpustakaan juga banyak, jadi lebih mudah
mencari referensi, terutama buku agama,” ujarnya.
Dista menambahkan, bahwa perpustakaan sepi dan tenang adalah tempat
paling tepat buat belajar. “Meski informasi mudah diakses lewat internet,
perpustakaan tidak akan tergantikan walaupun zaman terus berjalan,” tambahnya.
Menurutnya, meski informasi kini dapat diakses melalui internet,
perpustakaan tetap menjadi tempat penting untuk mendapatkan sumber bacaan yang
lebih lengkap.
Hal senada disampaikan Muhammad Nur, pengunjung lainnya. Ia menilai
koleksi buku Perpustakaan Kota Madiun cukup lengkap dan bervariasi. “Saya
sering ke sini karena koleksinya lengkap. Ada banyak bidang, mulai dari
politik, bisnis, pertanian, peternakan, dan masih banyak lagi,” ujarnya.
Keberadaan Perpustakaan Kota Madiun menunjukkan bahwa minat masyarakat
terhadap literasi masih terjaga, meski perkembangan teknologi digital terus
berkembang. Selain sebagai tempat membaca, perpustakaan juga berfungsi sebagai
ruang belajar yang kondusif bagi masyarakat dari berbagai kalangan.
(sas/selintasmedia)



Join the conversation