Kirim tulisan dan dapatkan kesempatan tulisanmu dipublish Selintas Media. Klik disini

Sinergi Bersama, Pemkot dan Bulog Perkuat Jaring Pengaman Pangan Warga Madiun

Pemerintah Kota Madiun dan Bulog Mengecek Ketahanan Pangan- (Dok. ZN/SelintasMedia)

Selintas Media—Pemerintah Kota Madiun bergerak cepat mengamankan ketersediaan pangan pada awal Maret 2026. Melalui sejumlah kebijakan terintegrasi, pemerintah daerah tidak hanya memantau fluktuasi harga pasar, tetapi juga melakukan intervensi langsung guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Salah satu langkah konkret terlihat dari posisi Kota Madiun sebagai daerah pertama di Jawa Timur yang menyalurkan bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Madiun dan Perum Bulog dalam mendistribusikan bantuan kepada masyarakat.
Warga Nambangan Kidul Mengantri, Selasa, 10/3- (Dok. ZN/SelintasMedia)

Dalam program ini, belasan ribu warga menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Penyaluran bantuan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sosial, tetapi juga menjadi strategi pemerintah untuk meredam lonjakan permintaan bahan pokok yang biasanya meningkat selama bulan Ramadan.

Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyiapkan program bantuan lain bagi masyarakat. Dalam waktu dekat, warga juga akan menerima Bantuan Langsung Tunai Daerah (BLT-D) sebesar Rp400 ribu per penerima.

Upaya menjaga stabilitas harga juga dilakukan melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang sebelumnya digelar di Lapangan Rejomulyo. Melalui program ini, pemerintah menyediakan sejumlah komoditas penting seperti cabai rawit dan telur dengan harga di bawah pasaran, sehingga masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Sementara itu, masa panen dari sejumlah wilayah dataran tinggi diperkirakan baru akan berlangsung pada akhir Maret. Mengantisipasi kondisi tersebut, pemerintah daerah menyiapkan skema subsidi harga serta menjalin kerja sama antardaerah dengan wilayah produsen pangan untuk menjaga pasokan tetap aman.
Sekitar Puluhan Warga Duduk Menunggu Giliran- (Dok.ZN/SelintasMedia)

Stabilitas harga di Kota Madiun juga terus dipantau melalui pengawasan di sejumlah pasar utama, seperti Pasar Sleko dan Pasar Besar. Koordinasi antara Pemerintah Kota Madiun, Bulog, serta Satgas Pangan menjadi kunci untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali.

Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalankan aktivitas, termasuk ibadah di bulan Ramadan, dengan lebih tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga bahan pokok.

(Sas/SelintasMedia)