Kirim tulisan dan dapatkan kesempatan tulisanmu dipublish Selintas Media. Klik disini

Mengenal 6 Cerita Rakyat Paling Legendaris di Karesidenan Madiun

Ragam Cerita Rakyat yang Berada di Wilayah Karisidenan Madiun- (Dok. Gemini Ai) 

Selintas Media- Wilayah Karesidenan Madiun memiliki kekayaan folklor yang menyimpan nilai filosofis dan catatan sejarah penting. Berdasarkan literatur sejarah dan jurnal kebudayaan yang dihimpun pada Kamis (7/5), kemarin terdapat enam cerita rakyat utama yang merepresentasikan identitas lokal dari tiap daerah di wilayah tersebut.

Cerita Rakyat Kota Madiun- (Dok. Ai)

1. Kota Madiun

Kota ini menyimpan fragmen sejarah legendaris melalui perjuangan Retno Dumilah. Putri Pangeran Timur ini memimpin perlawanan heroik saat menghadapi gempuran Panembahan Senopati. Menariknya, meski versi ‘Medi-Ayun’ (hantu berayun) cukup populer di telinga masyarakat, tinjauan sejarah juga mencatat adanya kemungkinan makna ‘Mbediyun’ yang berarti pertempuran sengit di area sendang.

Cerita Rakyat Kabupaten Madiun- (Dok.Ai)

2. Kabupaten Madiun

tepatnya wilayah Caruban, terdapat legenda Dongkrek. Cerita ini mencatat upaya Raden Ngabehi Lo Prawirodipuro atau Eyang Palang dalam mengusir pagebluk (wabah penyakit). Hingga saat ini, kisah perjuangan melawan wabah tersebut diabadikan melalui kesenian ritual Dongkrek.

Cerita Rakyat Kabupaten Magetan- (Dok.Ai)

3. Kabupaten Magetan 

Memiliki narasi seputar Candi Sadon di Desa Cepoko. Situs ini dikaitkan dengan narasi kesuburan. Candi ini merupakan peninggalan Hindu Siwa yang di dalamnya ditemukan ornamen seperti Yoni, arca naga, dan arca Kalamakara. Meskipun sosok Dewi Sri lebih spesifik dikaitkan dengan Candi Simbatan Ngutoronadi Magetan, Candi Sadon di Cepoko ini menjadi bagian dari narasi pemujaan kesuburan masyarakat lereng Gunung Lawu.

Cerita Rakyat Kabupaten Ngawi- (Dok.Ai)

4. Kabupaten Ngawi 

Dikenal dengan asal-usul Alas Ketonggo atau Srigati. Dalam naskah tutur, hutan ini diyakini sebagai tempat peristirahatan Prabu Brawijaya V pasca-runtuhnya Majapahit. Narasi yang berkembang menekankan pada fungsi hutan sebagai wilayah yang menjaga keseimbangan antara alam dan dimensi lain.

Cerita Rakyat Ponorogo- (Dok. Ai)

5. Kabupaten Ponorogo

 Memiliki legenda Kelono Sewandono dari Kerajaan Bantarangin. Kisah ini mendokumentasikan perjalanan sang raja saat melamar Dewi Sanggalangit dari Kediri. Syarat-syarat berat dalam proses lamaran tersebut menjadi dasar terciptanya kesenian Reog yang kini menjadi identitas budaya nasional.

Cerita Rakyat Pacitan- (Dok. Ai)

6. Kabupaten Pacitan

Terdapat legenda mengenai keterkaitan tokoh babat tanahPacitan dengan penguasa laut selatan. Cerita rakyat ini menekankan pada aspek etika dan hukum alam saat berhadapan dengan laut. Tradisi "Sedekah Laut" menjadi bentuk implementasi dari narasi tersebut sebagai ungkapan syukur masyarakat pesisir.

Kumpulan cerita rakyat ini berfungsi sebagai dokumen sosiokultural yang menghubungkan masa lalu dengan tradisi yang masih dipraktikkan masyarakat di eks-Karesidenan Madiun hingga hari ini.


(Sas/SelintasMedia)